RINTIK HUJAN
Rintik hujan menemani asap pertama ku
malam menjadi saksi bisu kegilaanku
Es kopi menjadi teman setiaku
aku bersandar pada diriku
bertindak bodoh untuk cinta tak berbalas
gila memang diriku ini
lelah dengan keadaan
dipaksa oleh keadaan
tak ada tempat mengadu ku
tak ada tempat bersandar selain bahuku
tak ada tempat berbagi keluh kesahku
aku diam dan mengikuti takdirku
aku terlalu lelah dengan egoku
aku terlalu lelah dengan hatiku
aku terlalu lelah dengan pikiranku
semua menghardikku
siapa yang paling benar!
Diriku,hatiku, pikiranku, atau egoku
Siapa ?
siapa?
siapa?
Jakarta, 03 Maret 2022
Aku berusaha menerimanya
menerima ketidakmampuannya
tapi langsung kau buatku kecewa
kau hanya diam tanpa berkata!
Egois!
aku menangis menjeritpun
kau takkan mendengarnya
karena kau hanya berpikir tentang dirimu
bukan aku, hatiku dan hidupku!
Aish, bedebah nya Aku!
Terlalu berharap !
kini disela jariku ada kebencianku
ku hisap berlahan, mencoba menikmati
Aish, tak enak ku pikir!
namun mereka menyukainya!!!
Anjirrr aku benci ini !
bodoh nya aku, melakukan hal ini!
Aku membenci diriku sendiri
yang tak bisa berpikir baik
dan merusak diriku yang berharga
hanya karena lelaki yang tak
memahami diriku ...
Bedebahh!!!!
Aku sangat menjijikan !
Aku Ah apa aku?
siapa aku?
andaikan, andaikan saja ?
Aku terlalu lelah menghaadapi percintaan
menghadapi masalah yang datang tanppa diundang... aku membencinya Tuhan
Aku benci l
Komentar
Posting Komentar