PELANGI
Ku kira air mataku habis olehnya
Dulu sekali, saat aku berhenti memikirkan
Tak peduli lagi tentangnya
bahkan mengutuknya!
Rasa sakit dan luka masih membekas
kekecewaan yang mendalam
rasa sakit yang begitu hebat
tangis yang tak berujung
Meski begitu aku bersyukur
Tuhan menghadirkan pengobat hatiku
saat tak ada lagi bahu untuk bersandar
Ia hadir bagai pelangi dihidupku....
Semoga dirimu adalah jawaban
untuk segala doa yang kupanjatkan
semoga dirimu tetap bertahan
dalam segala keadaan
Semoga~
~Purnama Merindu~
Komentar
Posting Komentar