PANTURA KEMIRI

Dibalik kabut gelap nan mematikan
aku tertikam di dalam kehangatan
bersama duri, api, dan kesedihan 
pada awan ku meringkuk
.
Pada bulan ku berdialog 
bertanya manusia macam apa aku ini
hidup, bernafas, dan berdiri 
disudut hatiku mengutuk diri
.
memberi kesempatan terakhirnya
kesempatan yang aku punya untuk memulainya
memulai dari awal lagi 
tanpa rasa kecewa dan terluka
.
bodoh memang
mengorbankan segalanya yang kau punya
demi mimpi indah yang kau rasa 
kau menangis dan putus asa
padanya yang mencintaimu dengan 
SEMPURNA 
.
Pantura adalah bukti pengkhianatannya
kemiri adalah teman yang sama 
kamu berdampingan dan menakutkan
Aku akan belajar untuk melupakan!

Enyah!
pergi!
hilang!

Komentar