Luka
Sesayat luka menggores dijiwa
Hati berkelabu mendamba
Tersiksa dan merana
Berharap pada sang pujangga
Namun dia hanya diam saja
Malam bertepuk dengan ria
Saat diri rintih tak berdaya
Pada siapa ku bertanya
Masih pantaskahku berbahagia
Ketika diriku tak mampu berkaca
Komentar
Posting Komentar